Tembuku, 14 Mei 2022
Ucapan dan kegiatan itu dilakukannya serangkaian Tumpek Uduh yang juga disebut Tumpek Wariga, Tumpek Bubuh atau Pengatag. Hari istimewa ini dirayakan setiap enam bulan sekali pada hari Saniscara (Sabtu) Kliwon, wuku Wariga (penanggalan Hindu) tepat 25 hari sebelum Hari Raya Galungan.
Pemujaan saat Tumpek Uduh ditujukan manifestasi Tuhan sebagai Dewa Sangkara penguasa tumbuh-tumbuhan. Tumpek Uduh merupakan upacara berkaitan dengan lingkungan, terutama melestarikan tumbuhan. Doa supaya berbuah lebat, berbunga, punya kualitas bagus.